Latar Belakang
Grace Alone Ministry

Program pembinaan yang lebih relevan (sesuai kebutuhan di lapangan), sistematis (ada kurikulum tertentu) dan efisien (mengikuti modul tertentu) perlu untuk segera dipikirkan dan dijalankan. Untuk tujuan inilah GRAMI ada.

Oleh kemurahan Tuhan, Grace Alone Ministry (GRAMI) sudah berjalan selama empat tahun. Fokus pelayanan selama ini terletak pada multimedia. Puluhan ribu orang Kristen sudah diberkati melalui pelayanan radio streaming dan saluran YouTube.

Mulai tahun ini GRAMI memberanikan untuk melebarkan sayap pelayanan. Selain multimedia, GRAMI juga akan merambah riset lapangan, pembinaan, dan literatur. Bidang-bidang pelayanan ini bersifat saling melengkapi, demi efisiensi dan efektivitas pencapaian visi GRAMI. Realitas di lapangan yang diungkapkan melalui riset akan dijawab melalui berbagai program pembinaan: seminar, kursus intensif, dan pelatihan. Pembinaan ini akan ditunjang dengan literatur maupun multimedia.

Upaya ini jelas bukan tanpa alasan. Pengalaman di lapangan dan masukan dari para hamba Tuhan serta pengurus berbagai gereja dan institusi Kristen membuka mata kami bahwa mereka memerlukan pertolongan dalam hal pembinaan. Program-program yang dicanangkan selama ini lebih ke arah aktivitas-aktivitas yang populer (apa yang sedang disukai dan mampu menyedot banyak pengunjung). Sebagian program dilakukan secara sporadis, tanpa ada keutuhan konsep dan kurikulum.

Situasi ini tidak boleh dibiarkan. Kekristenan terlihat banyak aktivitas, namun berjalan di tempat. Program pembinaan yang lebih relevan (sesuai kebutuhan di lapangan), sistematis (ada kurikulum tertentu) dan efisien (mengikuti modul tertentu) perlu untuk segera dipikirkan dan dijalankan. Untuk tujuan inilah GRAMI ada.

Visi
Grace Alone Ministry

Menjadi penggerak pelayanan LEAP, Kepemimpinan (Leadership), Penginjilan (Evangelism), Apologetika (Apologetics) dan Khotbah (Preaching) yang berpusatkan pada Injil

Misi
Grace Alone Ministry

Memberikan pembinaan yang tepat guna untuk pemberitaan ajaran Alkitab yang benar, teologi yang solid, perubahan kehidupan spiritual yang radikal, dan transformasi kebudayaan yang substansial melalui injil Yesus Kristus.

Fokus Pelayanan

Kebutuhan di lapangan begitu banyak dan beragam. Tidak mungkin semua dikerjakan sendirian. Kesadaran tentang keterbatasan inilah yang mendorong GRAMI untuk memilih empat fokus pelayanan yang disingkat LEAP: Leadership, Evangelism, Apologetics, and Preaching (Kepemimpinan, Penginjilan, Apologetika, dan Khotbah). Kami meyakini bahwa empat area ini sangat vital bagi realisasi visi GRAMI.

Bentuk pembinaan yang ditawarkan adalah seminar (baik seminar pendek, seminar sehari, atau seminar akhir pekan), kursus intensif 2-3 hari maupun pelatihan modul. Bahan-bahan yang berkaitan dengan dan bermanfaat bagi pembinaan disediakan dalam bentuk tertulis (literatur dan artikel di internet) maupun multimedia (rekaman audio maupun video).

Semangat Pelayanan

Selaras dengan pemikiran di atas, semangat yang diusung oleh GRAMI adalah “to be a listener, learner, partner, dan helper for the body of Christ” (menjadi pendengar, pembelajar, rekan, dan penolong). Kami bukan penyelamat. Bukan pula sebagai pahlawan. Sebaliknya, kami bersedia mendengar dan belajar dari gereja-gereja dan institusi-institusi Kristen. Hanya dengan cara inilah kami mampu menjadi rekan dan penolong yang peka dan tepat guna

Motto Pelayanan

Memadukan dua mandat dari Allah Tritunggal – yaitu Mandat Budaya dan Amanat Agung – GRAMI mengusung semboyan:
“Changing Life, Transforming Culture”

Penjelasan Logo

Angka empat berfungsi sebagai huruf (A) maupun angka (4). Sebagai huruf, A bersanding dengan “G” dan merupakan singkatan dari Grace Alone. Sebagai angka, 4 mewakili empat area (riset, pembinaan, literatur, dan multimedia) dan empat fokus pelayanan (leadership, evangelism, apologetics, and preaching).

Bentuk tangan di bagian dalam lingkaran menyiratkan kesediaan GRAMI untuk mengulurkan tangan bagi gereja-gereja dan institusi-institusi yang membutuhkan. Bentuk ini mirip dengan logo Reformed Exodus Community (REC), sebagai apresiasi historis bahwa GRAMI dahulu dibidani oleh beberapa hamba Tuhan dan jemaat REC. Kini pelayanan ini sudah bersifat interdenominasi dengan staf, pengurus, dan sponsor dari beragam gereja dan institusi Kristen.

Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.